Pemda Harus Siapkan Lahan Relokasi Warga Terdampak Longsor di Dusun Cimapag Cisolok

0
30 views

Pemda Harus Siapkan Lahan Relokasi Warga Terdampak Longsor di Dusun Cimapag Cisolok

Majunkri – Ancaman bencana longsor mengintai Dusun Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Willem Rampangilei mengatakan, pemerintah harus menyiapkan lahan relokasi untuk warga terdampak bencana longsor di Kampung Garehong, Dusun Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, ancaman longsor masih ada setelah melihat kontur tanah di lokasi bencana.

Ia mengatakan, tak mungkin 100 warga yang mengungsi saat ini menempati kembali lokasi longsor.

“Harus dilakukan relokasi. Pemda harus menyediakan lahan melihat kondisi tak mungkin lagi untuk ditinggali,” ujar Willem Rampangilei saat mengunjungi lokasi longsor, Rabu (2/1/2019).

Willem mengatakan, ia bekerja sama dengan BMKG akan memasang alat peringatan dini di lokasi yang rawan terdampak bencana.

Setelah melakukan evaluasi dan melihat area longsoran, Willem Rampangilei mengatakan harus ada enam alat berat yang berupaya mencari korban.

Lokasi longsor di Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Lokasi longsor di Cisolok, Kabupaten Sukabumi. (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Saat ini hanya terdapat dua alat berat di lokasi pencarian.

“Kami sedang mengupayakan penambahan dua alat berat, semoga bisa membantu dengan cepat upaya pencarian korban,” ujar Willem Rampangilei.

Willem menambahkan, untuk penanganan pengungsi ada 100 warga yang saat ini mengungsi, tapi tak perlu mendirikan tenda karena para pengungsi tinggal di rumah saudara mereka.

Medan berlumpur dan cuaca hujan menyulitkan petugas SAR bersama TNI dan warga dalam upaya pencarian korban tanah longsor di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi pada hari Selasa (1/1/2019).
Medan berlumpur dan cuaca hujan menyulitkan petugas SAR bersama TNI dan warga dalam upaya pencarian korban tanah longsor di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi pada hari Selasa (1/1/2019). (BNPB)

“Untuk keperluan logistik ada satu dapur untuk melayani tiga ribu orang, kami menerima laporan kekurangan bahan makanan penambah, kami kirim makanan siap saji, lalu logistik lainnya seperti peralatan dan perlunya sarung tangan lateks dan masker kami upayakan,” kata Willem.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here