Demokrat Minta Maaf atas Meme Amien-Rizieq dan Akan Lakukan Mediasi Terkait Hitler Nababan

0
49 views

Demokrat Minta Maaf atas Meme Amien-Rizieq dan Akan Lakukan Mediasi Terkait Hitler Nababan

Majunkri – Anggota DPRD Karawang dari Fraksi Demokrat Hitler Nababan dihajar oleh massa pada Selasa (22/5/2018).

Hitler dikoroyok oleh massa hingga babak belur ketika berada di Ruang Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Gedung Paripurna DPRD setempat.

Aksi pengeroyokan ini dilandasi oleh tersbarnya meme mantan Ketua MPR Amien Rais.

Dalam meme yang beredar itu, Amien Rais tidak sendirian, ia nampak membonceng Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di atas kompresor.

Meme tersebut diketahui disebar oleh Hitler Nababan dalam grup WhatsApp Banggar DPRD Karawang.

Tak hanya itu, dalam meme yang ia sebarkan, Rizieq Shihab terlihat memakai pakaian yang tidak pantas.

Yayan Sopian, anggota Forum Masyarakat Karawang (FMK) menganggap apa yang dilakukannya menyinggung umat Islam.

Terlebih Amien dan Rizieq selama ini dinilai sebagai tokoh yang disegani oleh umat muslim.

Yayan pun menganggap motif bercanda dari Hitler sangat keterlaluan.

“Seharusnya, hal tersebut tidak dilakukan oleh seorang anggota dewan. Alasannya cuma becanda, tapi itu sudah keterlaluan. Apalagi meme tersebut sudah diketahui umum karena sudah tersebar di mana-mana, sehingga bukan lagi grup internal,” ucap Yayan, dikutip Kompas.com

Tak hanya Yayan, Ketua DPD PAN Karawang, Bambang Maryono juga menyayangkan aksi Hitler tersebut.

“Kami sangat menyayangkan karena beliau (Hitler) adalah seorang anggota DPRD, yang tidak patut menurut saya, mengunggah meme yang seperti itu,” ungkapnya.

“Apalagi, gambar itu adalah seorang yang bagi sebagian besar mungkin menyebut beliau (Amien Rais) orang yang layak dihormati dan tokoh bangsa, mantan Ketua MPR. Termasuk salah satunya Habib Rizieq,” sambung Maryono.

Setelah tersebar, Anggota DPRD Karawang Ahmad Rifai kemudian menelpon Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Karawang, Pendi Anwar.

Ahmad berencana untuk mempertemukan massa dengan Hitler agar yang bersangkutan bisa memberikan klarifikasi dan meminta maaf.

Akan tetapi, saat tiba di ruangan, Hitler dipukuli oleh massa yang merangsek masuk.

Akibatnya, Hitler mengalami luka di bagian wajah dan babak belur.

Atas aksi pengeroyokan ini, polisi telah mengamankan empat orang.

Polisi juga masih melakukan penyelidikan.

Sementara itu, Kadiv Advokasi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean atas nama partainya, meminta maaf secara terbuka atas tindakan Hitler.

Ia pun menyebutkan jika Hitler akan dimediasi dengan ormas-ormas terkait.

Meski dilakukan mediasi, pihak Demokrat akan tetap melakukan memberikan sanksi kepada Hitler.

@LawanPoLitikJKW: Saya sdh kordinasi dgn DPC Karawang, besok akan ada mediasi dgn semua pihak.

Namun mediasi tdk akan menghapus sanksi kpd yg bersangkutan.

@LawanPoLitikJKW: Sdh bang, sy sdh kordinasi dgn DPC Karawang, besok akan di mediasi dgn ormas2 disana dan akan ada permintaan maaf terbuka.

Namun itu semua tdk akan menghilangkan sanksi bg ybs.

@LawanPoLitikJKW: Atas peristiwa kader kami HN di Karawang, kami minta maaf secara terbuka karena perbuatan ybs telah melukai hati saudara2 kami.

Besok ybs akan dimediasi dgn ormas2 difasilitasi ketua DPC PD Karawang.

Semoga mediasi tersebut menghasilkan suasana damai dibulan suci ini.

Demikian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here