Beli Lemari Tua Rp1,3 Juta, Isinya Mengejutkan

0
147 views

Beli Lemari Tua Rp1,3 Juta, Isinya Mengejutkan

Majunkri – Membeli barang bekas seperti perabot rumah sering dilakukan banyak orang. Bahkan, lemari bekas yang masih layak pakai pun sering pula jadi incaran.

Hal ini dilakukan pula oleh Emil Knodell, asal Bellville, Texas. Ia, memutuskan membeli lemari tua, karena dianggapnya memiliki desain yang mewah. Namun, siapa sangka niatan membeli perabotan bekas itu memberikan kejutan yang mengagetkan.

Awalnya, Emil mengira lemari tua yang dibelinya tak beirisi. Seperti dilansir dariABC News, pria 67 tahun ini memang memiliki hobi mengoleksi barang-barang antik. Karenanya ketika ia sedang berjalan-jalan dan melihat sebuah gerai yang menjual barang-barang bekas, dia  memutuskan membeli sebuah lemari dengan tiga laci, seharga US$100 atau sekitar Rp1,3 juta.

Lemari isi emas

“Karena memiliki bagian atas terdapat marmer yang bagus, saya berharap dapat menggunakannya di ruang makan, ” ucapnya.

Namun siapa sangka ketika Emil bersama staf penjualan premier estate mencoba memindahkan lemari tersebut ke dalam mobil, mereka mendengar suara logam dari bagian dalam lemari tersebut.

Emil penasaran, dari mana suara itu berasal. Ketika dicari tahu, ternyata sumber suara berasal dari laci lemari yang dia beli. Emil, dan agen properti tersebut memeriksa seluruh ketiga laci yang ada di lemari tersebut. Namun hal mengejutkan terjadi, dia menemukan banyak emas di laci bagian paling bawah.

Ternyata, laci ini punya tempat penyimpanan rahasia. Di tempat tersembunyi itu ditemukan cincin emas, berlian, kepingan emas, dan masih banyak lagi barang-barang bernilai fantastis. Melihat barang-barang tersebut Emil terdiam berfikir, dan memutuskan untuk mengembalikan seluruh kepingan emas tersebut kepada pemiliknya.

“Saya hanya membeli lemari, tidak bagian dalamnya. Jika saya menyimpan kepingan emas ini, saya tidak merasa tindakan saya benar,” ucap mantan marinir tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here