Begini Makna Tawassul Menurut Ketua Umum PPP

0
64 views

Begini Makna Tawassul Menurut Ketua Umum PPP

Majunkri – Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy berziarah ke tiga makam di Cirebon dan Demak akhir pekan ini. Ziarah kubur menurut Rommy, sapaan akrabnya merupakan tradisi Nahdhlatul Ulama (NU) yang sering disandingkan dengan tradisi tawassul.

Ada tiga cara tawassul yang menurut Rommy diperbolehkan. Pertama melalui penyebutan nama-nama Allah atau asmaul husna.

“Kedua adalah dengan menyebut amal baik yang pernah dilakukan. Hal ini pernah disebutkan tentang kisah tiga pemuda yang terjebak di dalam gua. Setelah sempat putus asa, mereka secara bergiliran menyebut perbuatan baik yang pernah dilakukan kemudian berhasil mengangkat batu yang sebelumnya menutup pintu gua,” kata Rommy dalam keterangannya, Minggu (5/8/2018).

Tawassul ketiga yaitu melalui sholihin atau orang-orang sholeh, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal.

“Saat kita bertawassul melalui orang yang sudah meninggal yang paling panting adalah manakibnya, atau mengetahui riwayat kebaikan yang sudah dilakukannya,” sambungnya.

Dengan mengetahui kebaikannya orang-orang itu, peziarah bisa mengambil barokahnya. Dengan cara itu pula, peziarah bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Oleh karena itu, Rommy mengingatkan agar peziarah mengetahui lebih dulu profil dan kebaikan orang yang diziarahi. Tidak sekadar mendatangi makam yang ramai dikunjungi, karena itu hanyalah bentuk taqlid buta.

“Jangan sampai kita berziarah ke makam yang kita sendiri tidak mengetahui siapa yang dimakamkan di sana,” jelas Rommy.

Rommy sendiri berziarah ke dua kota wali yaitu makam Sunan Gunung Djati di Cirebon, makam KH Fuad Hasyim (pendiri Pesantren Nadwatul Ummah) Buntet Cirebon, dan makam Mbah Abu Qurshuddin di Kecamatan Bonang, Demak.

Mbah Abu Qurshuddin adalah seorang ulama dan juga guru dari KH Zubair, ayah KH Maemun Zubair. Rommy juga merupakan salah satu cucu dari Mbah Qurshuddin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here